Parodi Cinta Alucard Vs Tikungan Saber

By : @ekyMTD

Namaku Alucard, Lengkapnya Abdurahman Alucard Bin Mansur.

Ini kisah cintaku yang lebih dramatis dari kisah cinta Jamaludin & Hayanti, dan lebih tragis dari kisah cinta Romli & Juminten. Semuanya baik-baik saja sebelum Negara api menyerang Bilalang 4 dan Avatar Aang rambutnya masih gondrong.

Miya panahin aku dong, ucapku

Miya panggilan kasih sayangku pada seorang wanita asli anak Sampana. Nama sebenarnya Suminem.

Lebih dekat, biar panahku kena sama kamu, kata miya mendengar permintaanku.

Aku mendekat menuruti permintaanya biar lebih afdol dan barokah aku membawakan miya segelas teh sosro dingin untuk di nikmati bersama.

Minum sebotol menggunakan selang air itu sangat romantis, kalau pake sedotan itu sudah biasa.

Sedang asik dengan kebahagian merajut kasih di bawah pohon jati dengan sang kekasih tiba-tiba terdengar suara yang sangat menggelegar bak petir yang menyambar awan seperti film-film FTV.

Ha…ha…ha….ha….ha miya wanita secantik kamu hanya dikasih minum teh botol sosro, kasian.

Lebih baik kamu tinggalkan sih abdurahman itu dan bersamku.

Kamu akan punya kapal pesiar, rumah mewah, mobil bagus, berangkat umro dan haji, punya waktu luang dengan keluarga, dan yang terpenting uang akan berkerja untuk kamu.

Bagaimana miya dengan penawaranku, menarik bukan…..???

Woooyyyyy Ojek Online, ucap saya.

Sudah jaman modern masih saja jalanin bisnis MLM. Kalau kamu kaya mana kapal pesiar, sama mobil bagus kamu….? Kamu datang aja naik mobil mikro.

Udah-udah sayang, jangan hina-hina dia, coba lihat itu dia nangis. Ucap miya.

Kamu siapa, gangguin orang pacaran saja. Tanya saya pada laki-laki berhelm dengan pedang yang redup.

Saya taufik bin abdul biasa di panggil Saber, saya kesini dengan misi mencari prospek jaringan segitiga 6 kaki MLM saya. Jawab laki-laki itu.

Sriiiiiiiing………… bunyi pedang alucard saat di cabut dari sarungnya

Kalau berani dan mau menjadikan miya sebagai prospek MLM kamu, langkahi dulu paku payung yang sudah saya tebarkan itu, ucap alucard pada saber

Ha…ha…ha….ha…ha jangankan paku payung, kamu tebarkan payu kanopipun tetap akan aku langkahi, balas saber dengan tertawa pada alucard.

Kalau begitu rasakan ini, “Jurus Sabetan Rumput Rata Tanah” ucap alucard

Jurus Bayangan Kenangan Masa Lalu” ucap saber menghindari pukulan alucard

Hentikan, jangan berkelahi hanya karena aku wanita cantik seRT. Kata miya melerai alucard dan saber yang sedang asik bermain Monopoli.

Geram dan marah seakan ucapannya tidak dihiraukan alucard dan saber, miya mengambil keputusan

Jurus Panah Asmara Sianida” ucap miya mengeluarkan jurus pamungkasnya.

dengan demage yang besar saber yang terkena jurus pamungkas miyapun langsung jadi bubur, sementara alucard tak sempat menghindari jurus pamungkas kekasihnya itu dan menjadi bubur juga.

Ahirnya miya menyesal selama 1 menit dan memilih hidup bahagia dengan bos MLM yang ternyata bosnya saber.

Alucard yang telah menjadi roh hanya melihat tanpa bisa berbuat apa-apa manakalah wanita yang dicintainya menikah dengan  bos MLM dengan mahar kapal pesiar, rumah mewah, mobil bagus, berangkat umro dan haji, punya waktu luang dengan keluarga, dan punya banyak uang.

Melihat itu alucardpun di alam barja ahirnya menemui saber yang sama-sama telah menjadi seonggok roh dan bergabung dengan bisnis MLMnya.

Alucardpun berprinsip “Cinta Itu Tak Seperti Air Lee Mineral Yang Ada Manis-manisnya Gitu, Terkadang Cinta Seperti Air Laut Yang Ada Asam-asamnya Gitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s